New Normal Jadi Momentum Bangkitkan Perekonomian Petani Kopi

 

Pemerintah telah memberlakukan skenario normal baru atau New normal. 

Menteri perekonomian Airlangga Hartato pun Mengungkapkan, tatanan hidup normal baru dilakukan dikarenakan masyarakat saat ini diminta untuk beradaptasi dengan pandemi virus Corona selama vaksin belum dapat ditemukan. Harapannya, Indonesia bisa segera keluar dari resesi perekonomian yang disebabkan oleh covid 19 dalam waktu yang relatif singkat. Dengan demikian, saya memberikan solusi terbaik kepada masyarakat dengan memanfaatkan kembali  lahan yang sebelumnya terhenti di jamah, agar menanam ulang kembali dengan tanaman pertanian yang bermanfaat salah satunya seperti  budidaya kopi pilihan sehingga dapat memulihkan kembali perekonomian yang kian merosot.

Kopi merupakan tanaman tahunan yang bisa mencapai umur produktif selama 20 tahun. Untuk memulai usaha budidaya kopi ada baiknya anda mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi keberhasilan budidaya kopi. Diantaranya memilih jenis tanaman dengan cermat, memahami tehnik budidaya, penanganan pasca panen dan pemasaran produk akhir.

Adapun tehnik penanaman kopi bagi pemula : 

1. Persiapan lahan

Sebenarnya tanaman kopi lebih cocok ditanam pada tanah dengan ketinggian minimal 60 meter diatas permukaan laut. Lokasi agak teduh, memiliki iklim tropis, memiliki kadar keasaman tanah 5,5-6,5, memiliki cukup unsur hara, tanahnya gembur.

2. Penanaman pohon peneduh ( penghalang cahaya).

Untuk memilih pohon peneduh yang baik,sebaiknya dipilih pohon yang cepat tumbuh dengan intensitas daun yang tidak terlalu rimbun.

3. Pengolahan Lahan Tanam.

Urutan pengolahan lahannya adalah sebagai berikut.

Petama, buatlah lubang tanamnya terlebih dahulu dengan ukuran 30×30 cm dan kedalaman 30 cm.

Kedua, buatlah lubang lubang tanam lain yang diatur jaraknya agar rapi.

Ketiga, jarak antar lubang minimal 2m 

Keempat, sucihamakan lubang tanam tersebut menggunakan bakterisida dan fungisida.

4. Pemberian Pupuk Dasar.

5. Pembibitan Biji Generatif

Kopi bisa dibibir secara generatif melalui biji ataupun vegetatif cangkok.

6. Penanaman Bibit Kopi

7. Perawatan Tanaman Kopi.

8. Penyiraman 

Penyiraman dilakukan dengan berkala,dapat 2 Minggu sekali jika dimusim kemarau.

9. Penyiangan Dilakukan secara berkala.

10. Pemupukan susulan 

11. Pemupukan Dasar Ulang setiap setahun sekali 

12. Panen kopi.

Panen kopi dilkukan setelh tanaman berusia 2,5- 3 tahun setelah tanam.

13. Perawatan Pasca Panen.

Setelah panen maka segera dilakukan perawtan susulan agar tanaman dapat semakin produktif.

Nah, Demikinlah informasi mengenai cara budidaya kopi yang benar. Saya beraharap setelah membaca artikel ini dapat membantu memulihkan kembali setelah masa pandemi berlangsung  pemberdayaan ekonomi masyarkat pertanian kemabali meningkat.

#KKL_DR_IAINPSPTAHUN2020.

#KKL_DR_IAIN




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Strategi Bank Syariah Dalam Menghadapi Krisis Ekonomi Yang di Akibatkan Oleh Pandemi Covid _ 19

Bagaimana Strategi Bank Syariah Dalam Menghadapi Krisis Ekonomi Yang di Akibatkan Oleh Pandemi Covid _ 19

Kuliah Di masa Pandemi Covid 19